Malam itu, saat aku duduk berdua dengan salah satu sahabat. Sambil menunggu pertemuan dengan seseorang, kubuka link youtube Mario Teguh yang berjudul Sukses dalam Satu malam. Aku tertarik untuk membuka link ini karena dari judulnya sungguh mengusik nilai-nilai yang aku anut. Bergejolak pikiran, masak seorang Mario Teguh akan menyampaikan jurus-jurus silat cara cepat sukses, cepat kaya, cepat terkenal dan embel-embel lain yang dinamakan sukses kata orang.
Sambil masih berkecamuk, kubuka link tersebut, kuikuti dengan seksama isi dari kata-kata salah satu motivator favoritku itu. Sebagian yang kuingat adalah bahwa sukses itu bisa terjadi pada satu malam, pada satu saat...... Namun.... hm hmhm... sebelum moment satu malam itu; butuh 20 tahun kerja keras, dedikasi, keringat, dan air mata untuk dapat mencapainya. Proses panjang menuju puncak ini yang sangat sedikit disadari oleh banyak orang yang ingin segera meraih puncak.
Kita ambil contoh yang sedang kontroversi akhir-akhir ini; sosok Susi Pudji Astuti yang ramai dibicarakan di medsos; menteri yang tak tamat SMA ini memiliki 50 unit pesawat yang kita kenal dengan Susi Air. Menurut salah seorang sahabatku, butuh 32 tahun bagi seorang Susi untuk membangun jejaring bisnisnya......
Satu contoh yang dekat dengan kita Wardah; hampir setiap stasiun televisi dimasukinya, mall kelas menengah dan atas terpampang Wardah. Merk kosmetika yang tahun 2000-an bahkan sampai 2006-2008 isteri saya masih membeli produk ini via Ahad Net (sejenis jaringan mlm syariah) dan cukup sulit mendapatkan produk ini di tempat umum. Saat ini coba anda lihat; jaringan wardah ada di mana-mana. Hmmm... Harus beberapa sesi untuk membahas perjuangan panjang membesarkan Wardah, di sana ada idealisme, ada perjuangan, ada keprihatinan dan jejak-jeak heroik yang bila kita melaljuinya; belum tentu kita bisa kuat dan sabar menjalaninya sebagaimana Wardah melalui jejak panjang sampai puncak saat ini. Meski puncak ini masih akan mereka lalui lagi meuju puncak berikutnya yang lebih tinggi.
Ini dulu, tulisan spontan, bila sahabat ada yang akan menambahkan; dengan senang hati.
Haris Ibrahim
luar biasa...dibutuhkan endurance yg kuat untuk bisa seperti itu.. kita pasti bisa!
BalasHapusSeribu satu malam revolusi demi satu dua jenak kemenangan ... Mantabsssss
BalasHapus