Kamu pasti tidak tahu
kalau diam-diam aku suka memperhatikanmu
Aku sering berdiri di atas
bukit dekat rumahku, hanya untuk menunggu hadirmu
Memandang sabitmu yang
tipis selepas terbenamnya matahari
Atau purnamamu yang cemerlang,
di kala datang sang malam
Tapi Bulan...
Kamu pasti tidak tahu
kalau aku sedang rindu padamu setengah mati
Kemana saja sih kamu
akhir-akhir ini?
Kenapa aku tidak pernah melihatmu lagi?
Ku lepaskan pandangan ke
setiap sudut langit,
di antara bintang-bintang
yang berkelip
Tapi tetap saja aku...tak
menemukan kamu....
Maka kumulailah
perjalanan menuju tempat pertama kali aku melihatmu,
sebuah titik di atas barat
cakrawala..
Aku berjalan menyusuri
semua daratan... hingga menjadi habislah daratan kulalui,
Kemudian aku bertemu
lautan..hingga menjadi habis pula lautan kulalui
Melewati bilangan masa
yang belum hendak berhenti
Berkawan asa tentang
indahnya sebuah pertemuan yang di nanti
Dan kini... sampailah aku lagi di tempat aku memulai,
Di bukit dekat rumahku,
kembali kuberdiri
Entah sampai kapan lagi
menanti..
mungkin hingga putaran
waktu lelah dan berhenti
Bulan..kemana saja sih kamu akhir-akhir
ini? Sungguh aku sedang rindu padamu setengah mati...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar